Bloggeria

Bloggeria

Kamis, 04 April 2013



Setiap negara mempunyai makanan khas tersendiri yang menjadi kebanggaan bagi negerinya. Apalagi jika makanan ini dikenal oleh masyarakat di berbagai negara. Berikut tentang makanan khas Afrika Selatan.
Babotie
Makanan ini dibuat dari daging cincang dan dipanggang dengan topping telur. Makanan ini berasal dari Cape Malay yang rasanya pedas dan biasanya dihidangkan bersama dengan nasi, buah chutney, beberapa potongan pisang, dan taburan kelapa.
Biltong
Biltong adalah makanan berupa daging kering berbumbu yang berasal dari Afrika Selatan Makanan ini dapat dibuat dari berbagai jenis daging, seperti: daging sapi, daging buruan, atau burunga unta dari peternakan. Biltong dibuat dari filet daging mentah yang dipotong panjang searah serabut otot, atau diiris dengan memotong serabut otot.
Makanan ini mirip dengan dendeng karena sama-sama berupa daging kering berbumbu, namun bumbu, rasa, dan proses pembuatannya berbeda. Nama makanan ini berasal dari bahasa Belanda, yaitu bil (bahasa Indonesia:tanjung) dan tong (potongan atau lidah karena terlihat seperti lidah asap. Biltong biasanya dijual dalam bentuk kepingan panjang atau dipotong menjadi kepingan kecil sehingga mudah dimakan. Rasanya cukup asin dan manis dan terasa liat.
Boerewors
Makanan yang satu ini tergolong makanan yang unik karena bahan utama yang digunakan yaitu berasal dari daging ular yang disajikan dengan bentuk bulat dan terkadang dipotong-potong menyerupai sosis. Sehingga makanan ini dikenal sebagai sosis di Afrika Selatan. Makanan ini biasa disajikan bersama daging sapi cincang dan rempah-rempah.
Bunny Chow
Hidangan lain yang mencerminkan keanekaragaman budaya Afrika Selatan adalah bunny chow. Populer khususnya dengan masyarakat Durban yang besar keturunan India. Dianggap mungkin makanan cepat saji, baik untuk persiapan yang cepat dan umum. Terdiri dari roti dan isian dengan apa pun yg anda mau. Umumnya isian dengan cheese naks, tomato sauce & curry sauce.
Chakalaka
Hidangan yang satu bernama Chakalaka dikenal sebagai sayuran yang disukai masyarakat Afrika Selatan khususnya di Johannnesbur yang diolah menyerupai kari yang dicampur dengan susu kental manis (amasi). Makanan ini bisanya dinikmati bersama dengan roti atau pap.
Koeksister
Makanan ini mirip seperti donat hanya saja bentunya seperti dikepang yang mengolahnya dengan menggorengnya. Setelah itu masyarakat di sana biasa mengkonsumsinya dengan mencelupkannya ke dalam sirup.
Melktert
Secara harfiah makanan ini adalah milk tart. Serupa dalam beberapa hal ke custard tart, melktert memiliki tekstur yg halus & bobot yg lebih ringan. Cara terbaik adalah ditaburi dengan kayu manis. Dan makanan ini mungkin adalah makanan terbaik untuk disajikan jika nenek anda berkunjung ke rumah.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7809462502543125834-7620062891818192160?l=berita-aneh.blogspot.com
Pap
Hidangan yang satu bernama Pap yang dibuat dari tepung tepung gandum dan jagung yang diolah sebagai makanan pokok penduduk Bantu di Afrika Selatan. Selatan Makanan biasanya disajikan bersama dengan sayur yang diolah dengan bawang, jamur, saus, cabai, dan keju. Selain itu makanan yang dikenal sebagai bubur di Afrika Selatan dapat dinikmati dengan hidangan Chakalaka.
Vetkoek
Menu ini dibuat dari tepung terigu, garam, ragi yang berisi sosis yang dilumuri selai dan madu setelah itu baru digulung dan digoreng. makanan ini dikenal sebagai makanan cepat saji yang banyak ditemui di sudut-sudut kota Gauteng.
This entry was posted on September 1, 2012, in Makanan Khas Negara di Dunia.

5 hotel terbaik di Singapura

Shangri-La Hotel Singapore

Shangrila Hotel merupakan salah satu hotel terbaik di Singapura yang terletak dikawasan Resort Sentosa. Dengan luas kanar yang cukup besar dan luas, nyaman untuk menampung dua orang dewasa dan dua orang anak-anak. Memiliki balkon kamar, ada dapur kecil dan makanan kecil. Anak-anak bisa menikmati banyak permainan, seperti mandi bola, permainan arcade, dan masih banyak lainnya yang membuat anak Anda betah. Anda juga akan mendapat makan siang gratis jika menginap di hotel ini.
Festive Hotel Singapore

Festive Hotel juga merupakan hotel terbaik di Singapura yang berada di Resort World Sentosa, Singapura. Kamar-kamar di hotel ini sangat luas, terdapat lebih dari dua tempat tidur dalam satu kamar. Anda dan anak-anak bisa tidur dalam satu kamar yang nyaman. Di kamar tertentu juga disediakan ruang tamu . Jika anda membawa keluarga besar, Sofa yang ada di kamar juga bisa berfungsi menjadi tempat tidur tambahan.
Hard Rock Hotel Singapore

Hard Rock Hotel terletak di resort world sentosa juga merupakan hotel terbaik di Singapura. Hotel ini cocok untuk keluarga. Kamar dirancang khusus untuk keluarga memiliki warna dan perabotan trendi yang mewah dan dikonsep dengan gaya MTV. Anak-anak bisa berenang bebas di kolam renang, bermain voli dan menikmati permainan yang disediakan.
Marina Bay Sands Hotel Singapore

Marina Bay Sands memiliki fasilitas yang sangat lengkap, mulai dari kamar yang mewah, juga memiliki fasilitas lain seperti museum, bar, restoran, kasino. Yang paling menakjubkan adalah SkyPark yang ada di puncak hotel dan juga kolam renang yang berada 200 meter di atas tanah dengan pemandangan yang menakjubkan. Juga tersedia banyak shopping mall yangsangat menarik buat anda yang gila belanja. Tidak heran kalau hotel ini juga merupakan slah satu hotel terbaik di Singapura.
Changi Village Hotel Singapore

Changi Village Hotel adalah salah satu hotel terbaik di Singapura dan merupakan pilihan yang tepat jika anda ingin berlibur di Singapura. Hotel ini dibuat dengan konsep hijau dengan banyak pepohonan. Terletak dekat dengan Pulau Ubin yang memiliki pemandangan yang indah, udara segar dan suasana yang nyaman.
Jika anda berlibur bersama keluarga di singapura anda bisa menginap di hotel terbaik di Singapura dan mendapatkan fasilitas yang sangat memuaskan.




Ada banyak pilihan tempat wisata yang bisa dikunjungi ketika bertandang ke Negeri Sakura Jepang yang kesemuanya akan memberikan kepuasan dan kesenangan tersediri. Dengan banyaknya tema wisata yang disajikan di Jepang tentu saja memberikan keuntungan tersendiri kepada para wisatawannya karena banyak pilihan yang bisa diambil.
Salah satu tempat yang bisa Anda kunjungi ialah Daska Food Theme Park Yokohama yang akan memberikan keleluasaan dan memanjakan selera bersantap Anda. Di tempat ini Anda dijamin dengan pelbagai hidangan yang sangat menggiurkan. Taman  makanan ini merupakan konsep yang unik dan tebilang baru serta cukup populer di Negeri Sakura. Taman makanan ini mengkhususkan diri pada jenis makanan tertentu dan akan memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk mencicipi berbagai versi makanan tersebut di satu tempat yang sama. Anda yang hobi makan, maka bisa menjajalnya salah satu jenis makanannya disini!
Taman ini tentu saja berbeda dengan taman-taman kebanyakan. Taman makanan ini berada didalam ruangan yang secara sengaja didesain menyerupai zaman sejarah dengan konsep/ tema tertentu. Mengapa kemudian sampai ada taman makanan ini? Tiada lain karena Jepang merupakan kawasan yang dikenal dengan foodies, atau “tanah sumbernya makanan”. Yokohama Daska Food Theme Park atau dikenal juga dengan Daisekai berada di jantung Chinatown, merupakan kisah tentang Shanghai pada tahun 1920-an. Di tempat ini Anda akan merasakan berbagai masakan China yang terdiri lebih dari selusin jenisnya.
Beberapa makanan yang ada tersebut dibuat oleh sejumlah restoran terkenal China. Anda bisa menemukan pelbagai jenis makanan yang ada disini di lantai tiga. Pada mulanya Daska Food Theme Park ini merupakan tempat bertinggalnya pedagang China ketika pelabuhan Yokohama dibuka untuk asing pada tahun 1859. Sampai akhirnya saking banyaknya orang-orang China yang ada disini yang notabene membawa berbagai kultur daninterest makanannya masing-masing maka menjadikan kawasan ini sebagai sentralnya makanan China. Anda benar-benar akan dimanjakan oleh berbagai sajian kuliner tersebut.


Road Trip: Bourbon Trail, Kentucky


Central Kentucky is bourbon country. Its rolling meadows, limestone-filtered streams, and cool hardwood forests have long provided ideal conditions for producing the honey-colored drink as crucial to Kentucky legend as Daniel Boone himself.
Overview
The bluegrass byways winding through bourbon country make for a great road trip. These lanes, including 31E, 52, 127, 60, among others, connect Louisville, Bardstown, and Frankfort in a large triangle, taking in numerous distilleries offering free tours and tastings and revealing pockets of rich southern history. A drive along the Bourbon Trail provides glimpses of white-water rapids and grazing Thoroughbreds—both great for riding—and even whiffs of mint growing wild along the roadsides, lending the landscape the aroma of a perfect julep.
Start in Louisville
Stroll along the Ohio River to reach the Belle of Louisville steamboat (4th St. at River Rd.; tel. 1 502 574 2992; www.belleoflouisville.org), where Travis Vasconcelos plays the calliope. "Louisville would not exist if it weren't for steamboats," he says. "The city grew up on the Falls of the Ohio, where the boats had to stop until the water rose high enough to pass."
The Heart of Bourbon Country
The heart of bourbon country lies about 40 miles (64 kilometers) south of Louisville, where Knob Creek winds through low, cave-pocked hills to join the Rolling Fork River. At this site in 1780, Waddie Boone, a relative to Daniel, established a small distillery, one of the first in Kentucky. Three decades later, in 1811, a farmer named Thomas Lincoln moved into a farm on Knob Creek, not far from the distillery, along with his wife, daughter, and young son, Abraham. That cabin formed some of the earliest lasting memories for our nation's 16th President. Today Knob Creek is better known as the name of one of several boutique bourbons produced along the route that have gained popularity over the past decade. Many aficionados of America's native drink have turned away from mass-produced brands to hand-crafted spirits that better capture the authentic flavor of the place.
Bardstown
Grab a walking-tour map at the Bardstown's Welcome Center (One Court Sq.; tel. 800 638 4877) listing 48 historic buildings. Cross the street for a bite at the Old Talbott Tavern (107 W. Stephen Foster Ave.; tel. 1 502 348 3494;www.talbotts.com), where bourbon has been served for more than 200 years. Next door is the 1819 Nelson County Jail, once the oldest working jail in Kentucky but now a bed-and-breakfast called Jailer's Inn (tel. 1 502 348 5551,www.jailersinn.com). At the Oscar Getz Museum of Whiskey History (114 N. 5th St.; tel. 1 502 348 2999; www.whiskeymuseum.com), learn about whiskey in general and bourbon in particular.
My Old Kentucky Dinner Train
The best meal in Bardstown is on wheels. My Old Kentucky Dinner Train (602 N. 3rd St.; tel. 1 859 881 3463; www.kydinnertrain.com) departs from the town's stone depot for a 40-mile (64-kilometer) lunch or dinner excursion. The train has three beautifully restored 1940s dining cars and two 50-year-old diesel locomotives. The Eisenhower Car, which in 1969 carried the family of the 34th President during his funeral procession, is supposedly haunted. Fortify yourself with a bourbon on the rocks, then ask any server for ghost stories and a quick, informal tour.
Bourbon Heritage Center
Visit the Bourbon Heritage Center run by Heaven Hill Distilleries (1311 Gilkey Run Rd., Bardstown; tel. 1 502 337 1000; www.bourbonheritagecenter.com). And don't miss the free museum and a film on bourbon making at Jim Beam's American Stillhouse (149 Happy Hollow Rd., Clermont; tel. 1 502 543 9877;www.jimbeam.com/american-stillhouse). Visitors can tour the Beam family home and sample the company's wares.
Abe Lincoln's Birthplace
At the Abraham Lincoln Birthplace (2995 Lincoln Farm Road, Hodgenville; tel. 1 270 358 3137; www.nps.gov/abli), a simple cabin in a green valley, hike through the pasture behind the house to the small brook on the right known as Knob Creek, take off your shoes, and wade among the crawdads and fossil rocks.
Maker's Mark Distillery
In Loretto, tour the Maker's Mark Distillery (3350 Burks Spring Road; tel. 1 270 865 2099; www.makersmark.com). The brand has only existed since 1953, but the farm that fourth-generation distiller Bill Samuels bought to create his signature bourbon has been a working mill since 1805. "I've taken all the distillery tours and this is the best of them," says a well-traveled bourbon aficionado. "You can see every step from the grinding of the corn to the final bottling."
Run Elkhorn Creek
Except for tasting the bourbon itself, there is no better way to enjoy the water it's made from than by white-water rafting on Elkhorn Creek. Canoe Kentucky (7323 Peaks Mill Rd., Frankfort; tel. 1 502 227 4492; www.canoeky.com) offers guided and unguided tours, from relaxing canoe floats to Class II and III raft trips. Nearby is the Buffalo Trace Distillery (1001 Wilkinson Blvd.; tel. 1 502 223 7461), where visitors can tour aromatic wooden warehouses packed with whiskey barrels.
Georgetown
In Georgetown, 19 miles (31 kilometers) east of Frankfort, you'll find historic homes and inns like Blackridge Hall (4055 Paris Pike; tel. 1 502 863 2069;www.blackridgehall.com). At the center of town, a spring emerges from a cave to form the municipal water supply.
Baptist minister Elijah Craig built a classical school here in 1787 and began making whiskey two years later. According to local tradition, a fire damaged his stock of white oak barrels, but when he saw they were merely charred, he used them to store a fresh batch of corn squeezings. The charcoal worked wonders on the aging process of his whiskey, and bourbon was born—to the delight of generations that followed.
Road Kit
For more information about distilleries and other attractions along the Bourbon Trail, as well as a history of the drink, see www.kybourbon.com. For travel information about the entire state, see www.kentuckytourism.com. As you find your way along the country roads making up this route, keep a map or GPS handy and don't be shy about asking the locals for directions. Otherwise, you could wind up like Daniel Boone, who at one time famously quipped, "I've never been lost, but I was bewildered once for three days."
—Text by Michael Ray Taylor, adapted from National Geographic Traveler




Jepang (bahasa Jepang: 日本 Nippon/Nihon, nama resmi: Nipponkoku/Nihonkoku Bunyi dengarkan) adalah sebuah negara kepulauan di Asia Timur. Letaknya di ujung barat Samudra Pasifik, di sebelah timur Laut Jepang, dan bertetangga dengan Republik Rakyat Cina, Korea, dan Rusia. Pulau-pulau paling utara berada di Laut Okhotsk, dan wilayah paling selatan berupa kelompok pulau-pulau kecil di Laut Cina Timur, tepatnya di sebelah selatan Okinawa yang bertetangga dengan Taiwan.
Jepang terdiri dari 6,852 pulau yang membuatnya merupakan suatu kepulauan. Pulau-pulau utama dari utara ke selatan adalah Hokkaido, Honshu (pulau terbesar), Shikoku, dan Kyushu. Sekitar 97% wilayah daratan Jepang berada di keempat pulau terbesarnya. Sebagian besar pulau di Jepang bergunung-gunung, dan sebagian di antaranya merupakan gunung berapi. Gunung tertinggi di Jepang adalah Gunung Fuji yang merupakan sebuah gunung berapi. Penduduk Jepang berjumlah 128 juta orang, dan berada di peringkat ke-10 negara berpenduduk terbanyak di dunia. Tokyo secara de facto adalah ibu kota Jepang, dan berkedudukan sebagai sebuah prefektur. Tokyo Raya adalah sebutan untuk Tokyo dan beberapa kota yang berada di prefektur sekelilingnya. Sebagai daerah metropolitan terluas di dunia, Tokyo Raya berpenduduk lebih dari 30 juta orang.
Menurut mitologi tradisional, Jepang didirikan oleh Kaisar Jimmu pada abad ke-7 SM. Kaisar Jimmu memulai mata rantai monarki Jepang yang tidak terputus hingga kini. Meskipun begitu, sepanjang sejarahnya, untuk kebanyakan masa kekuatan sebenarnya berada di tangan anggota-anggota istana, shogun, pihak militer, dan memasuki zaman modern, di tangan perdana menteri. Menurut Konstitusi Jepang tahun 1947, Jepang adalah negara monarki konstitusional di bawah pimpinan Kaisar Jepang dan Parlemen Jepang.
Sebagai negara maju di bidang ekonomi, Jepang memiliki produk domestik bruto terbesar nomor dua setelah Amerika Serikat, dan masuk dalam urutan tiga besar dalam keseimbangan kemampuan berbelanja. Jepang adalah anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa, G8, OECD, dan APEC. Jepang memiliki kekuatan militer yang memadai lengkap dengan sistem pertahanan moderen seperti AEGIS serta suat armada besar kapal perusak. Dalam perdagangan luar negeri, Jepang berada di peringkat ke-4 negara pengekspor terbesar dan peringkat ke-6 negara pengimpor terbesar di dunia. Sebagai negara maju, penduduk Jepang memiliki standar hidup yang tinggi (peringkat ke-8 dalam Indeks Pembangunan Manusia) dan angka harapan hidup tertinggi di dunia menurut perkiraan PBB. Dalam bidang teknologi, Jepang adalah negara maju di bidang telekomunikasi, permesinan, dan robotika.
For more of the world's greatest driving tours, get National Geographic's new book Drives of a Lifetime.


48 HOURS IN ATLANTA
By Bill Addison
Atlanta thrives on paradox. An ever expanding vista of skyscrapers peeks above the canopy of trees that line its streets. The city strives to be a cutthroat business leader and is home to 15 Fortune 500 companies, but a spirit of southern hospitality still prevails (though these days you may as quickly be offered a Coke as a glass of sweet tea). “People tend to forget that Atlanta is young compared to other American cities,” says author and illustrator Tray Butler, a Georgia native. “New York was founded 200 years earlier. Even Sunbelt superstars like Charlotte or Houston are technically our older siblings. What we have is a youthful exuberance, a kind of rebellious spirit, and yes, some growing pains. Atlanta is like a teenager: It can’t stop changing.” Conventioneers who visit only downtown (which empties of locals at night) miss the charm and diversity of the city’s many singular neighborhoods.
Day One
Morning: A Sense of History
The Martin Luther King, Jr., National Historic Site spreads across 42 acres of downtown’s Sweet Auburn district, long a hub of African-American businesses. At the King Center (where the civil rights leader and his wife, Coretta Scott King, are enshrined), procure tickets for daily tours of MLK’s birth home. Details glimpsed in the two-story Victorian house wonderfully humanize the icon: It turns out he was a shrewd player of Monopoly, for example. Nearby Ebenezer Baptist Church, where King was co-pastor with his father, reopened in 2011 after four years and $8 million to restore the Gothic Revival building exactly as it was in the 1960s, including walls painted a warm peach and the original pulpit microphones that broadcast King’s sermons.
Take a taxi about one mile south on Boulevard, the area’s main thoroughfare, to the gently hilly Oakland Cemetery, established in 1850. Stroll under magnolias and oaks among monuments, obelisks, and mausoleums of some of the city’s early wealthy families, as well as more than 3,900 graves marked “CSA,” for Confederate States Army. Purchase the $4 map from the gift shop to find the humble headstone for Gone With the Wind author Margaret Mitchell. Refuel across the street, sipping on the city’s most deftly made espresso at Octane Coffee. It shares space with Little Tart Bakery, a neighborhood favorite for quiche and pastries made using local, seasonal fruit.
Afternoon: Hot Shops
Once a badland of abandoned stockyards and mills, the city’s Westside neighborhood recently transformed into a wonderland of refurbished warehouses full of bespoke shops. Urbane Billy Reid, where staffers will likely offer you a bourbon, in the Westside Provisions District complex and preppy Sid Mashburn in Westside Urban Market next door (a walking bridge joins the two redbrick complexes) offer different takes on dressing the southern gentleman in style. Mashburn’s wife also runs a store, Ann Mashburn, featuring her in-house designs including shirtdresses and pencil and wrap skirts. Across the parking lot, design guru Jonathan Adler mixes whimsy with function in his eclectic shop, featuring items such as voluptuous glass lamps, pillows with psychedelic prints, and vases imprinted with a single, puckered mouth.
Evening: Dixie Dining
“Southern food is in vogue across the country, and in Atlanta, where we might have scoffed at our regional cooking in the past, we’ve embraced it as well,” says Steven Satterfield, a Georgia native who is chef and co-owner of farmhouse-chic Miller Union in the Westside. Satterfield honors his roots without resorting to southern-fried clichés: Start with small plates meant for sharing, like the local farm egg baked in celery cream and served with wedges of grilled bread, and move on to duck confit nestled against cider-braised cabbage and whiskeyed apples.
Eating regionally means embracing the seasons, and no local chef highlights the region’s larder better than Billy Allin, chef/owner of cozy Cakes & Ale in Decatur, the progressive town that is to Atlanta what Berkeley is to San Francisco. Allin weaves Italian and Mediterranean recipes among southern flavors on his changing menu. Look for dishes like pillowy gnocchi with lambragù and green tomatoes along with North Carolina trout roasted in the wood-burning oven and served with a tangy bacon and green onion mayonnaise sauce.
Day Two
Morning: Water World
Georgia Aquarium, across the street from downtown’s 21-acre Centennial Olympic Park, measures more than 600,000 square feet and holds 10 million gallons of fresh and salt water, making it one of the world’s largest aquatic zoos. Its many spectacles are worth the plunge, but start early to beat the crowds: Order tickets online to avoid lines and secure seats for Dolphin Tales, a show filled with special effects that manage not to detract from the leaping headliners. The whole visit takes at least three hours. Be sure to check out the rare, wide-mouthed whale sharks and the white, cuddly-looking beluga whales.
Afternoon: Midtown Museums
In Midtown, the city’s cultural hub, stop for a lunchtime oyster po’boy or a fried chicken salad at Empire State South, the restaurant owned by Top Chef judge Hugh Acheson.
The white, curving, unapologetically modernist building of the High Museum of Art, by Pritzker Prize-winning architects Richard Meier and Renzo Piano, stands out majestically along a verdant stretch of busy Peachtree Street. A touring exhibition showcasing the works of Mexican artist Frida Kahlo and her husband, Diego Rivera, is a current draw (on display through May 12). Be sure, though, to spend time with the permanent southern folk art exhibit on the top floor, full of quirky, poignant caricatures with names like “Take My Yoke Upon You and Learn of Me Saith Jesus.” Museum of Design Atlanta, with its modern concrete-and-glass veneer, opened across from the High in early 2011. It has no permanent collection, so shows are in a constant, fascinating flux: Past exhibits included skateboard art, Italian motorcycles, and portions of the AIDS Memorial Quilt.
Evening: Laugh Out Loud
At the edge of Inman Park, a great walking neighborhood and Atlanta’s first residential “suburb,” planned in the 1800s, chef Robert Phalen uses imagination at his restaurant One Eared Stag. Adventurous carnivores will sigh over beef belly with pickled eggplant and roasted bone marrow with onion marmalade; tamer palates will love the chicken schnitzel and, for dessert, chocolate pot de crème. A few blocks away, Dad’s Garage, home to the city’s premier improv troupe, inspires belly laughs with outrageous, unscripted performers acting along loose themes like the Civil War or a genre of music (rock, hip-hop) chosen by the audience.


10 TEMPAT WISATA YANG PALING BANYAK DIKUNJUNGI

1. Pattaya, Thailand

Terletak di sepanjang Teluk Thailand. Pattaya adalah salah situs resor Laut paling populer di Asia Tenggara. Pattaya memiliki 300 Hotel yang terjangkau untuk berlibur bagi  keluarga yang terdiri dari berbagai ukuran. Ada juga sejumlah pasar dan pusat perbelanjaan. Banyak restoran terjangkau juga dapat ditemukan di Pattaya.
.
2. Phuket



Tujuan wisata paling populer di negeri ini dengan pantai pasir putih Pantai yang indah. Phuket juga dikenal sebagai "Mutiara dari selatan". Di sini, kita dapat menemukan berbagai restoran yang menawarkan makanan terbaik dari masakan Thailand yang terbaik.

3. Koh Samui

Tempat yang bagus untuk menghabiskan liburan musim panas dengan keluarga. Koh Samui memiliki sejumlah besar pantai di mana kita dapat menikmati keindahan pantai pasir putih sepanjang pesisir yang menakjubkan. Resor menawarkan akomodasi anggaran yang cukup terjangkau yang pasti akan menyenangkan.
.
4. Chiang Mai

Tempat wisata belanja yang memberikan pengalaman luar biasa. Disini, kita bisa membeli banyak hal dengan hanya satu dolar. Pasar Chiang Mai yang penuh sesak  buka setiap hari dari pukul 05: 00 sampai tengah malam. Pasar malam memiliki banyak produk yang dapat memuaskan semua orang. Barang-barang seperti pakaian, tas, souvenir, sepatu dan banyak lagi dapat ditemukan di sini. Ada juga sebuah klub di beberapa tempat yang menawarkan layanan dengan harga yang sangat terjangkau. Ini jelas merupakan tempat yang bagus untuk liburan keluarga.


5. Koh Chang

Taman Nasional yang menarik ribuan pengunjung dari seluruh dunia. Pulau ini memiliki sebutan "Surga tak tersentuh Asia Tenggara", karena banyak tempat yang tidak ditemukan oleh eksplorasi modern dan memiliki tidak dibangun dengan lembaga dan infrastruktur. Di sini kita dapat merasakan kedamaian dan keindahan alam. Koh Chang memiliki segala alam yang telah menawarkan. Liburan yang sempurna untuk keluarga yang ingin memiliki liburan yang tenang dan damai. Keluarga dapat menyewa sebuah bungalow Native dirancang dimana mereka dapat merasa dan nyaman tempat mereka menginap.
.
6. Bangkok

Atraksi utama di Bangkok kuil dan candi megah di seluruh kota. Bangunan keagamaan yang dibuat dengan desain arsitektur artistik benar-benar menawan untuk dilihat dengan mata.


7. Krabi

Wilayah pulau Thailand yang memiliki pantai dan pulau-pulau lepas pantai yang indah. Lokasi ini digunakan dalam syuting film "The Beach" yang dibintangi Leonardo Di Caprio. Krabi benar-benar memiliki keindahan panorama, bersama dengan pohon-pohon kelapa dan air laut biru yang sempurna. Krabi telah menjadi tempat favorit bagi wisatawan yang datang dari berbagai negara.


8. Hua Hin

Sebuah tempat yang menggabungkan liburan menyenangkan dan pantai dan juga beberapa tempat untuk olahraga. Golf telah menjadi olahraga paling populer di sini, pengunjung dapat bermain di mana saja di bawah naungan pohon-pohon kelapa.
.
9. Chiang Rai

Terletak di pegunungan Thailand, yang dikatakan telah mempertahankan banyak budaya Thailand. Atraksi populer di sini mencakup Candi Putih, yang merupakan Candi hanya buatan di Thailand dengan mencolok Taman Botani nya. Wisatawan akan senang untuk datang ke sini dan melihat pada patung-patung Buddha yang dibangun pada candi Buddha yang benar-benar spektakuler.


10. Cha-am Thailand

Terletak 160 kilometer selatan Bangkok, sekitar dua jam berkendara dengan mobil. Cha-am beach resort yang dikenal sebagai pantai pasir putih yang terpanjang di Thailand. Tempat ini juga digunakan untuk para wisatawan untuk bermain golf. Tempat yang sempurna untuk liburan keluarga.